Menembus Critical Area (CA)
untuk Memasuki Pikiran Bawah Sadar
Oleh:
Dr. Gumilar, S.Pd.,MM
Hypnosis SHOT-Indonesia (08/08/2011). Secara sederhana Panca Indera adalah pintu masuk dari (1).Visual (pandangan) (2). Audio (suara) (3). Kinestetik (rasa) (4). Gustatori (rasa pengecapan) (5). Olfaktori (bau) data ini memasuki diri kita. Seluruh data tidak akan langsung masuk ke Pikiran Bawah Sadar, tetapi diproses terlebih dahulu oleh suatu perangkat yang berfungsi sebagai penyaring, yaitu Critical Area (CA) atau RAS (Reticular Activating System). Untuk mempermudah kita sebut saja perangkat ini sebagai Filter Pikiran Bawah Sadar.
Filter ini berfungsi menyaring data yang masuk dari dunia luar, melalui mekanisme penyaringan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain : fokus, minat, nilai etika & moral, dan keaktifan dari Pikiran Sadar.
Sebagai ilustrasi, jika seseorang yang kita kagumi berbicara, misalkan seorang tokoh agama, maka kita akan menjadi sangat fokus, dimana pada saat fokus inilah Filter Pikiran Bawah Sadar akan lebih terbuka, sehingga seluruh informasi yang disampaikan akan cenderung lebih mudah memasuki diri kita, terlepas apakah informasi tersebut benar atau salah.
Hipnosa atau Hypnos adalah kondisi filter pikiran bawah sadar berkurang keaktifannya. Keadaan Hipnosa merupakan keadaan alamiah kita sehari-hari, atau dengan kata lain kita sangat sering keluar dan masuk kondisi Hipnosa ini.
Dalam Formal Hypnosis (Genuine Hypnosis), seorang Hypnotist yang terampil adalah membuat Filter orang lain menjadi berkurang keaktifannya, sehingga sugesti akan lebih mudah memasuki Pikiran Bawah Sadar yang bersangkutan (kondisi Hipnosa).
Catatan:
Komunikasi persuasif baik secara verbal maupun non verbal sangat efektif untuk mempengaruhi filter orang lain. ******